Kerja sekedar kerja, kerbau di sawah pun kerja.
Hidup akan berakhir. Tapi episode selanjutnya masih ada. Kehidupan setelah kematian itu masalah yang tidak tampak secara kasar mata. Tapi itu nyata.
Yang harus selalu diingat adalah semua aktivitas dan fasilitas dari Tuhan akan dimintai pertanggungjawabannya. Akan ada masa panen dari amal. Dunia tempat beramal. Batasnya adalah kematian. Kehidupan setelah mati adalah masa panen.
Setelah mati, tangan dan kaki terkatup. Lisan dan mata tertutup. Maka di alam sana yang bicara adalah amal.
Akankah amal selama hidup bermakna bagi kehidupan setelah mati?
Ada amal tertolak karena ditunaikan tanpa ketulusan dan keikhlasan. Ada amal tertolak karena tidak mengacu pada tuntunan sang Ras saw. Ada amal tertolak karena riya. Ada amal tertolak karena kesyirikan.
Amal itu sederhana tapi bisa bernilai besar, tergantung niatnya. Ada amal sederhana tapi besar penilaian di sisi Tuhan sebab kebermaknaan.
Maka seluruh amal punya potensi sebagai penilaian kebaikan jika dilakukan dengan tulus dan sesuai petunjuk Nabi saw.
No comments:
Post a Comment